RSS

Rabu, Agustus 27, 2008

model jaringan client server

Client - Server Model

Client - Server model adalah bentuk distributed computing dimana sebuah program (client) berkomunikasi dengan program lain (server) dengan tujuan untuk bertukar informasi. Pada umumnya sebuah client memiliki tugas sebagai berikut (Morgan, 2004):

1. Menyediakan user interface.

2. Menterjemahkan permintaan user ke dalam bentuk protokol yang sesuai.

3. Mengirimkan permintaan user ke server.

4. Menunggu respon dari server.

5. Menterjemahkan respon tersebut ke dalam format yang dapat dibaca.

6. Menyajikan hasil format tersebut ke user.

Kata client juga sering disebut dengan kata host yang menandakan bahwa device tersebut tersambung dalam sebuah jaringan. Sedangkan sebuah server memiliki tanggung jawab sebagai berikut:


1. Mendengarkan permintaan dari client.

2. Memproses permintaan tersebut.

3. Mengembalikan hasil proses tersebut ke client.

Dalam praktek sehari-harinya terdapat berbagai macam server yang ada dalam jaringan. Setiap server tersebut memiliki fungsi khusus sesuai dengan tujuan pembuatan server tersebut. Beberapa contoh server berikut kegunaannya:

· Proxy Server

Proxy server umumnya berfungsi sebagai gerbang (gateway) dari sebuah LAN menuju ke jaringan yang lebih besar. Umumnya proxy server memiliki fitur cache engine, yaitu tempat penampungan sementara (cache/buffer) halaman web atau isi sebuah situs untuk mempercepat akses koneksi, dan fitur firewall, yang berfungsi untuk mengamankan sebuah jaringan dari akses yang tidak berhak.

· Mail Server

Mail server berfungsi sebagai tempat konsentrasi email, layaknya sebuah kantor pos, yang berfungsi untuk menampung sementara, mengolah dan memproses email tersebut agar dapat dikirimkan sampai ke tempat tujuannya.

· Web Server

Web server berfungsi untuk menyediakan layanan web berupa situs kepada user. Web server menggunakan user interface berupa web browser untuk dapat berkomunikasi dengan user dalam jaringan.

· Database Server

Database server adalah sebuah server yang didedikasikan khusus untuk menampung data-data dalam jumlah besar yang disimpan menggunakan perangkat lunak khusus. Database server memiliki tugas utama untuk melayani permintaan data dari user.

· Application Server

Application server adalah sebuah server yang didedikasikan khusus untuk menjalankan aplikasi. Aplikasi server ditujukan untuk melayani komputer client dalam jumlah yang besar. Penggunaan Aplikasi server ditujukan untuk tidak memberatkan komputer client.

· VPN Server.

VPN server adalah sebuah server yang didedikasikan khusus untuk melayani perlindungan jaringan publik ( biasanya internet ) menjadi jaringan private.

Keuntungan VPN adalah :

a) Meningkatkan secutity.

b) Memberikan konektivitas geografis yang luas.

c) Mereduksi biaya operational

d) Mereduksi waktu transit dan biaya transportasi untuk user-user remote.

e) Meningkatkan produktifitas

f) Menyederhanakan topologi jaringan

g) Memberikan peluang-peluang networking global

h) Meberikan dukungan atas telecommuter

i) Memberikan kompatibilitas networking broadband.

Guna menjamin keamana konesi dan data, VPN server juga memperkerjakan beberapa metode security sebagai berikut :

a) Firewall

Memberikan restriksi yang kuat antara jaringan privat perusahaan dengan jaringan publik seperti memeriksa paket-paket mana yang arus diteruskan dan protokol-protokol mana yang diizinkan.

b) Enkripsi

Enkripsi tidak lain proses penyandian data yang diambil dari satu komputer ke komputer lain. Data disandikan ke bentuk tertentu yang tidak muda dibaca dan hanya penerima yang sah yang dapat membacanya.

c) IPSec

Internet Protocol Security Protocol (IPSec) memberikan kapabiliti sekuriti yang lebih jauh melalui algoritma-algoritma enkripsi dan authentication. IPSec memiliki dua mode enkripsi yaitu tunnel yang bekerja mengenkripsi header dan payload yang dimiliki setiap paket data dan transport yang hanya menenkripsi payload-nya saja.


KONSEP JARINGAN KOMPUTER



adalah suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer otonom. Dua buah komputer dikatakan membentuk suatu network bila keduanya dapat saling bertukar informasi. Tujuan dari jaringan komputer adalah untuk menghubungkan jaringan-jaringan yang ada dalam jaringan tersebut sehingga informasi dapat ditransfer dari satu lokasi ke lokasi yang lain. (Madcoms, 2003 : 2) Menurut Madcoms (2003 : 2-3) ada dua model koneksi dalam jaringan yaitu :

1. Peer to peer


Sistem operasi jaringan model peer to peer memungkinkan seorang user membagi sumber dayanya yang ada di komputernya, baik itu file data, printer, dan lain-lain dan mengakses sumber daya yang terdapat dalam komputer lain. Namun model ini tidak mempunyai sebuah file server atau sumber daya yang terpusat,seluruh komputer mempunyai kemampuan yang sama untuk memakai sumber daya yang teresdia di jaringan. Model ini didesain untuk jaringan berskala kecil dan menengah.
2. Client-Server


Sistem operasi jaringan Client-Server memungkinkan jaringan untuk mensentralisasi fungsi dan aplikasi kepada satu aau dua dedicated file server. Sebuah file server menjadi jantung dari keseluruhan system, memungkinkan untuk mengakses sumber daya dan menyediakan keamanan.

Infrastruktur untuk membangun jaringan komputer dan internet meliputi :

1. Server

Foto : www.fotosearch.com

Server adalah komputer khusus yang bertugas melayani aplikasi-aplikasi jaringan. Server yang akan kita bahas adalah server untuk skala kecil dan menengah yaitu PC server. Tingkat kebutuhan spesifikasi server sangat beragam dan tergantung pada fungsi server dan sistem operasi yang terpasang. (Madcoms, 2003 : 21).
2. Client Server

Foto : www.maskoeri.wordpress.com

Client Server adalah komputer yang memanfaatkan layanan dari server. Sistem operasi jaringan Client Server memungkinkan untuk mensentralisasi fungsi dan aplikasi kepada satu atau dua dedicated file server. Sebuah File server menjadi jantung dari keseluruhan sistem, memungkinkan untuk mengakses sumber daya dan menyediakan keamanan. Linux, Novel Netware, dan Windows NT adalah contoh model sistem operasi jaringan Client Server. (Madcoms, 2003 : 3).
3. UTP

Kabel twisted pair dapat dibagi menjadi dua macam yaitu shielded yang memiliki selubung pembungkus dan unshielded yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Kabel ini mempunyai karakteristik sebagai berikut: 1) merupakan sepasang kabel yang di-twist satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik. 2) dapat terdiri dari dua, empat, atau lebih pasangan kabel , ada dua jenis kabel twisted pair yaitu UTP (unshielded twisted pair) dan STP (shielded twisted pair) 3) dapat melewatkan signal sampai 10-100 mbps 4) hanya dapat menangani satu channel data (baseband) 5) koneksi pada twisted pair biasanya menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45, 6) STP lebih tahan interferensi daripada UTP dan dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi sampai 100 mbps, namun lebih sulit ditangani secara fisik (Madcoms, 2003 : 16).
4. Konsentrator

Konsentrator adalah perangkat yang digunakan untuk memperluas dan menambah jumlah komputer dalam sebuah jaringan. Konsentrator terdiri dari dua jenis yaitu hub dan switch. Perbedaan keduanya pada kemampuan transfer data. Pada hub kecepatan transfer data adalah 6,25

















0 komentar:

Posting Komentar